Sejarah

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hang Tuah Surabaya sebagai lembaga pendidikan swasta dan bagian dari sistem pendidikan nasional yang bertumpu pada tujuan pendidikan nasional yaitu mewujudkan lulusan keperawatan yang berbudi pekerti luhur, cakap, percaya diri, dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hang Tuah Surabaya merupakan sebuah organisasi pendidikan tenaga kesehatan yang berada di bawah naungan Yayasan Nala.

Sejarah lahirnya Stikes Hang Tuah Surabaya diawali dengan adanya kerjasama antara Yayasan Nala dengan Rumkital Dr. Ramelan Surabaya dalam mendirikan Akper Hang Tuah Surabaya pada tanggal 7 Juni 1995, berdasarkan SKep Menkes RI No. HK.00.06.1.1.1894, yang pembukaannya dilaksanakan pada Hari Ulang Tahun Rumkital Dr. Ramelan Surabaya ke 46 tanggal 30 Agustus 1995 oleh Deputi Kasal bidang Personil Laksda TNI Moch. Sachid.  Direktur Akper Hang Tuah Surabaya yang pertama dijabat oleh Kolonel Laut (K) Dr. Kadarisman, Sp.KK. Berdasarkan pada Surat Keputusan Yayasan Nala nomor : SKEP/68/XI/1998 tanggal 11 November 1998, maka pada tanggal 18 Desember 1998 Direktur Akademi Keperawatan Hang Tuah Surabaya diserahterimakan dari Kolonel Laut (K) Dr. Kadarisman, Sp.KK kepada Kolonel Laut (K) Dr. F.X. Sri Hartono M.,  Sp.B, Sp.U. Pada tanggal 9 Agustus 1999, Akademi Keperawatan Hang Tuah Surabaya mendapatkan status Akreditasi strata B plus. Kolonel Laut (K) Dr. F.X. Sri Hartono M., Sp.B, Sp.U memimpin Akademi Keperawatan Hang Tuah Surabaya tmt. 18 Desember 1998 s/d 15 Agustus 2003. Pada tanggal 15 Agustus 2003 jabatan Direktur Akper Hang Tuah Surabaya diserahterimakan dari Kolonel Laut (K) Dr. F.X. Sri Hartono M.,  Sp.B, Sp.U. kepada Kolonel Laut (K) Dr. Moch. Djumhana, Sp.M. Berdasarkan pada Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Ka Pusdiknakes Depkes RI) nomor : HK. 00.06.2.2.01655 tanggal 3 Agustus 2004 Akademi Keperawatan Hang Tuah Surabaya mendapatkan akreditasi strata A.

Pada pertengahan tahun 2005 dimulailah usaha-usaha untuk merintis perubahan bentuk Akademi Keperawatan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Akper Hang Tuah mendapatkan ijin alih bina dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor : 48/D/O/2006 tanggal 12 April 2006 tentang Pemberian Ijin Pengalihan Pembinaan Akper Hang Tuah Surabaya dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Nala Surabaya. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor : 104/D/O/2006 tanggal 19 Juni 2006. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya resmi berdiri dan untuk tahun ajaran 2006/2007 membuka  penerimaan mahasiswa baru untuk dua program studi, program studi D-III Keperawatan dan S-1 Keperawatan. Pada thaun 2010, berdasarkan  keputusan mentri pendidikan nasional nomor :191/D/0/290 tanggal 23 November 2010, Stikes Hang Tuah Mendapatkan ijin untuk menyelenggarakan program studi pendidikan profesi ners.

Prodi D-III Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanggal 31 Juli 2010 berlaku selama 5 tahun. Prodi S-1 Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya terakreditasi tanggal 28 Agustus 2009 berlaku selama 5 tahun.  Berdasarkan Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Nala nomor : Kep/11/II/2013 tanggal 21 Februari 2013, jabatan Ketua STIKES Hang Tuah Surabaya diserah terima dari Kolonel Laut (Purn.) dr. Moch. Djumhana, Sp.M kepada Kolonel Laut (K/W) Wiwiek Liestyaningrum, M.Kep. Sampai dengan saat ini Stikes Hang Tuah Surabaya telah memiliki 3 program studi yaitu DIII keperawatan, SI Keperawatan dan prodi pendidikan profesi ners dan seluruh Program Studi yang dimiliki oleh STIKES Hang Tuah Surabaya berhasil mendapatkan akreditasi strata B.

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty